ADIL KA’ TALINO, BACURAMIN KA’ SARUGA, BASENGAT KA’ JUBATA
ARUSSS… ARUSSS… ARUSSS…
Dewan Pengurus Pusat Tariu Borneo Bangkule Rajakng (DPP TBBR) menyampaikan rasa simpati, empati, duka cita yang mendalam, serta keprihatinan atas bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026.

Gempa bumi berkekuatan M7,7 yang berpusat di sekitar wilayah Nagekeo, Flores, menimbulkan guncangan kuat dan berdampak pada sejumlah wilayah di Pulau Flores serta daerah sekitarnya. Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka, sekaligus menimbulkan kerusakan pada rumah dan bangunan, fasilitas umum, pelabuhan, jaringan komunikasi, serta berbagai infrastruktur yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.
Atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di NTT tersebut, keluarga besar DPP TBBR menyampaikan beberapa sikap dan keprihatinan.
Turut Berduka Cita
DPP TBBR menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban yang kehilangan orang-orang tercinta akibat bencana tersebut.
Semoga mereka yang telah berpulang mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, ketabahan, penghiburan, serta kemampuan untuk menghadapi masa sulit ini.
Doa untuk Korban yang Terluka
DPP TBBR juga mendoakan seluruh masyarakat yang mengalami luka-luka agar segera memperoleh kesembuhan, kekuatan, serta pelayanan dan perawatan terbaik.
Dalam situasi bencana, keselamatan dan kesehatan para korban menjadi perhatian bersama. Karena itu, seluruh upaya kemanusiaan untuk menyelamatkan dan membantu para korban patut mendapatkan dukungan.
Keprihatinan bagi Masyarakat Terdampak
TBBR turut merasakan kesulitan dan penderitaan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, mata pencaharian, maupun berbagai fasilitas kehidupan akibat gempa bumi.
Bencana bukan hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menghadirkan duka, trauma, dan ketidakpastian bagi masyarakat yang terdampak. Untuk itu, semangat kemanusiaan dan gotong royong harus terus diperkuat dalam menghadapi situasi tersebut.
Apresiasi kepada Seluruh Pihak yang Membantu
DPP TBBR menyampaikan penghargaan dan penghormatan kepada seluruh pihak yang telah bergerak membantu proses pencarian, evakuasi, pertolongan, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada BNPB, BPBD, Basarnas, TNI, Polri, tenaga medis, pemerintah daerah, relawan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang dengan penuh kepedulian turun tangan membantu para korban.
Dorong Solidaritas untuk Masyarakat NTT
TBBR mendorong seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas, gotong royong, kepedulian, dan rasa persaudaraan kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah di NTT.
Bagi TBBR, bencana tidak mengenal batas suku, agama, daerah maupun kelompok. Ketika saudara sebangsa mengalami musibah, maka sudah sepatutnya seluruh masyarakat Indonesia hadir dengan kepedulian, kemanusiaan, dan semangat persaudaraan.
DPP TBBR juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Masyarakat diharapkan tidak mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta senantiasa mengikuti arahan dan informasi resmi dari pemerintah dan lembaga yang berwenang.
DPP TBBR berharap seluruh proses evakuasi, pencarian korban, penanganan darurat, hingga pemulihan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Semoga masyarakat NTT diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini, bangkit, dan kembali menata kehidupan setelah bencana.
“Dari Borneo untuk Nusantara, dari hati untuk kemanusiaan.”
Mari bersama-sama menguatkan solidaritas dan persaudaraan. NTT tidak sendiri. Indonesia bersama NTT.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan, kekuatan, keselamatan, dan penghiburan bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana.
Jubata Memberkati.
Dewan Pengurus Pusat
Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR)

